Langsung ke konten utama

Spensada lulus 100%

  Kurikulum


Pengumuman kelulusan merupakan hal yang ditunggu oleh semua siswa yang sudah melaksanakan ujian. Melalui pengumuman tersebut guru, orang tua, dan siswa dapat mengetahui hasil dari ujian tersebut.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sidoajro Matnuri, S.Pd, M.M dalam sambutannya pada Rapat Pengumuman Kelulusan menyampaikan bahwa masing-masing wali kelas segera koreksi kelengkaan siswa untuk bisa disampaikan seperti ijasah, dan berkes kelulusan lainnya .

100% siswa SMP Negeri 1 Sidoajro lulus dengan p[redikat sangat baik, semoga bisa mendapatlkan sekolah lebih tinggi sesuai harapan semua. Semua siswa  diharapkan memantau terus pengumuman atau informasi berkaitan dengan PPDB Jawa Timur. 


Postingan populer dari blog ini

JADWAL UJIAN PSAS 2024

 

SUMPAH PEMUDA, SEMANGATKAN SISWA SPENSADA MERAIH PRESTASI

  Senin, 28 Oktober 2024 di Lapangan  SMPN 1 Sidoarjo telah dilaksanakan peringatan SUMPAH PEMUDA.  Dari pemuda SMPN 1 Sidoarjo menyiratkan bahwa semua kegiatan pendidikan yang ada di SMPN 1 Sidoarjo harus berorientasi pada masa depan. Berpikir dan bertindak berorientasi pada kehidupan yang akan datang. Semua warga Spensada diharapkan sebagai pelukis masa depan harus mempersiapkan para siswanya yang akan hidup di masa yang akan datang yang akan sangat berbeda dengan masa kini. Secara lebih rinci filosofi logo Hari Sumpah Pemuda ke-96 dapat dimaknai sebagai berikut: Ragam Pemuda, tiga pemuda dengan warna berbeda mewakili keberagaman yang mampu maju bersama untuk Indonesia Raya Merah Putih Dinamis, mewakili Indonesia yang bergerak dinamis menuju kemajuan bangsa dan keemasan Indonesia Lompatan Tertinggi, posisi para pemuda yang melompat menunjukkan kemampuan pemuda untuk memacu Indonesia ke tempat lebih tinggi Cornsilk, warna seperti serabut jagung menandakan usia pemuda yan...

JADILAH SANTRI

  Kondisi zaman sekarang ini dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat secara besar-besaran telah merubah hampir seluruh aktivitas kehidupan manusia.  Dengan cepatnya globalisasi itu, norma yang diturunkan oleh para salafus saleh dan para ulama kini sudah banyak ditinggalkan.   Kemaksiatan ada di mana-mana, pergaulan tak mengenal batas, dan terjadi di kalangan remaja yang masih labil. Bahkan hal seperti itu sudah dianggap wajar bagi sebagian kalangan masyarakat. Sebagai orang tua, pastinya tak ingin anak kita terjerumus dalam jurang masa depan yang suram. Orang tua ingin sekali melihat anaknya sukses baik dunia maupun akhirat, berbakti kepadanya, dan apa saja yang bersifat baik.  Berbagai cara dilakukan, seperti menyekolahkan anaknya, baik madrasah maupun sekolah formal, sebagai upaya untuk menjadi benteng dari permasalah saat ini.  Oleh karena itu, jika hanya mengandalkan sekolah dan pantauan dari orang tua, itu belum cukup. Lalu bagaimana cara yang ampuh...